Sunday, August 31, 2008

Gede Prama

Hari ini gue nonton acara Kick Andy di MetroTV. Acaranya menghadirkan Gede Prama. Gue nontonya pas udah di tengah-tengah. Jadi gue nggak tahu siapa itu Gede Prama. Gue cari di Google (kali ini, siapa yang nggak tahu Google? :D), banyak sekali hasil yang ditampilkan Google mengenai Gede Prama. Tapi gue masih belum dapat kata kunci yang tepat untuk menampilkan hasil pencarian mengenai siapa itu Gede Prama.

Yang gue tahu, pada saat gue nonton acara Kick Andy, Gede Prama terkesan bijak. Dia orang Bali. Dan dia sekarang menjadi muslim. Dulu, (kalo lihat dari acara Kick Andy) dia adalah Presiden Direktur di beberapa perusahaan di Jakarta. Sekarang dia tinggal di Bali. Profesi Gede Prama yang ditampilkan pada acara Kick Andy adalah Public Speaker. Gue sendiri nggak tahu apa maksudnya. Selain itu, dia menulis artikel di beberapa blog, media cetak dan buku. Menarik sekali kalo lihat hasil tulisan dia di internet. Gue cari di Google, dan dapat beberapa blog yang menampilkan tulisan dia. Salah satunya adalah Keberhasilan Berawal dari Keyakinan dan Tentang Surga.

Ini yang Tentang Surga :
Surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap.
“Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan,
maka neraka tidak ketemu setelah mati. Neraka sudah ketemu sekarang”

Idenya menarik. Cara dia berbicara pada acara Kick Andy, menunjukkan bahwa dia orang yang berwawasan luas. Buku yang dibagikan pada penonton yang hadir pada acara Kick Andy tadi adalah Jejak-Jejak Makna kelihatannya sangat menarik untuk dimiliki.
Berikut cuplikan dari situs Gramedia :
Hidup bagaikan berjalan di gurun pasir dalam kegelapan. Bila ingin mengetahhui yang sebelumnya lewat apakah sapi atau manusia, kita melihat jejak-jejak kaki yang tersisa. Di gurun pasir, ada jejak-jejak kaki lengkap dengan maknanya. Demikian juga dengan hidup, ia menyisakan jejak-jejak makna. Sayangnya, jejak-jejak makna ini hanya bisa dilihat, dibaca, dan dimaknai oleh mereka yang telah membuka jendela kepekaan.

Bila jendela kepekaan telah terbuka, jengankan kelebihan, kekurangan yang paling memalukan sekalipun bisa meninggalkan jejak-jejak makna yang berguna. Jangankan lahir cantik dan menarik, lahir jelek sekalipun bisa menyingkirkan jejak-jejak makna yang amat berarti. Jangankan sukses, gagal pun bisa membentuk pola-pola jejak makna yang berharga.

Indahnya, ketika jejak-jejak makna ini terlihat, terbaca, dan diikuti dengan tekun , ada sejumlah pintu kehidupan terbuka. Salah satunya adalah pintu kebahagiaan! Seperti Ibu yang lama ditinggalkan putri kesayangannnya, rumah kebahagiaan membukakan pintu, melemparkan senyuman, mengundang dekapan dan pelukan: "Ibu rindu kamu, selamat datang di rumah!"

Well, kenapa tiba-tiba gue diberi kesempatan nonton acara Kick Andy dan tahu informasi tentang Gede Prama, hanya Allah yang tahu. Tapi yang jelas, di bulan Ramadhan ini, mari kita mencari ilmu dan berkah sebanyak-banyaknya.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1429 H :)
Post a Comment