Friday, June 26, 2009

Bubur Ayam Landmark



Pagi ini, saya sarapan di landmark. Sebenarnya saya sarapan lontong sayur sih, tapi kebetulan disamping tukang lontong sayur, ada tukang bubur.

Loe bisa lihat kan, tukang bubur ayam itu begitu dipenuhi pengunjung. Saya pernah coba sekali bubur ayam tersebut setelah antri cukup lama. Menurut saya sih, rasanya tidak berbeda dengan bubur ayam biasanya. Tapi saya heran juga kenapa bisa banyak sekali orang yang membelinya. Menurut istri saya sih, rasanya memang enak. Beda dengan bubur ayam. Ada bumbu yang memang enak. Tertarik? Silahkan meluncur ke gedung Landmark. Bubur ayam ini berada di bawah jembatan busway.



Oh, satu lagi. Tukang bubur ayamnya, meskipun diserbu banyak pembeli, dia bisa hafal seluruh pesanan yang ada. Dan tidak salah! Salut banget. Itu saya amati setelah beberapa kali saya makan di landmark. So, tunggu apa lagi? :D



Post a Comment