Wednesday, September 02, 2009

Ceramah Abu Bakar Ba'asyir

Hari ini gue dapat kesempatan untuk mendengarkan ceramah Abu Bakar Ba'asyir secara langsung. Ceramahnya menarik. Judulnya gue lupa. Nanti kalo inget gue update deh :)
Tapi secara garis besar, isi ceramah beliau adalah mengenai ibadah dan kebaikan.

Dia mengatakan begini. "Alhamdulillah, kita semua masih diberi nikmat yang lebih besar dari bumi dan seisinya, yaitu nikmat Islam dan ibadah di bulan Ramadhan". Well, kalimat itu sering gue dengar. Lalu?

Ternyata, dia bisa menjelaskan itu dengan lebih jelas tanpa terkesan harus menggurui. Dia bilang bahwa kalo Allah ingin memberikan kebaikan kepada manusia, maka dia akan memberikan Hikmah Islam. Apa itu Hikmah? Hikmah adalah Paham. Jadi Hikmah Islam adalah Paham Islam. Orang yang diberikan Paham Islam dari Allah, maka dia menerima kebaikan yang melimpah ruah. Kenapa begitu? Karena dengan Paham Islam, dia dapat mengatur hidupnya di waktu lapang dan sempit. Di waktu lapang dia akan bersyukur, di waktu sempit dia akan bersabar. Sehingga semua waktu dalam hidupnya menjadi baik. Gue jadi ingat pengajian sebelumnya, dimana ustadz-nya mengatakan bahwa ada hadist Rasullullah yang mengatakan "Jika mau hidup selamat dunia dan akhirat, maka kuncinya adalah 2 hal. Syukur dan Sabar".

Orang yang pandai, adalah orang yang paham Islam, meskipun pengetahuan umumnya tidak banyak. Orang yang bodoh, adalah orang yang tidak paham Islam, meskipun dia profesor, doktor, insinyur, S1, S2, S3. Kenapa begitu? Bukankah profesor, doktor, insinyur, S1, S2, S3 bisa buat gedung, alat-alat dengan teknologi canggih? Bukan itu ukurannya. Kalo sekedar begitu, itu hanya masalah akal. Jin dan Iblis juga bisa buat seperti itu. Malah mungkin lebih canggih. Mungkin UFO adalah salah satu contohnya. Contoh bodoh paham Islam misalnya seperti ini. Coba kita lihat Amerika. Amerika adalah negara maju. Tidak ada yang menyangkal itu. Tapi disana mereka meresmikan / menghalalkan pernikahan sesama jenis. Komentar Abu Bakar Ba'asyir adalah, "Saya belum pernah melihat ayam Lesbian / Homo. Manusia kok ada yang begitu? Bukankah itu berarti kebodohan yang luar biasa? Padahal jelas perbuatan itu diperangi oleh Nabi Nuh?"

Lalu mengenai ibadah. Orang kafir tidak bisa mengatakan alasan "Untuk apa Anda hidup?" Kalo orang yang paham Islam, dia akan mengatakan "Untuk Ibadah". Bukankan di surat An-Naas dijelaskan bahwa "Tidaklah Aku ciptakan manusia dan Jin kecuali untuk beribadah kepada-Ku". Lalu, apa itu ibadah? Selama ini, banyak pendapat ibadah adalah menyembah --> ritual. Jadi, kalo hidup itu isinya ritual, shalat, ngaji, zikir selama 24 jam, yaa... rusak juga. Lalu, apa itu ibadah? Abu Bakar Ba'asyir memberikan penjelasan.
Ibadah itu, terjemahan paling tepat adalah Mengabdi. Mengabdi kepada Allah adalah menyerahkan segala sesuatunya pada Allah. Inna Shalati Wanusuki Wamahyaaya Wa mamaati Lillahirabbil 'Alamiin (Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam). Bukan main efeknya! Gue juga nggak nyangka ini artinya. Padahal bacaan itu dibaca terus setiap hari, minimal 5 kali sehari.

Lalu bagaimana pelaksanaannya? Abu Bakar Ba'asyir mengatakan, minimal ada 2 yang harus ada.
1. Taat 100% pada Allah
Ini kayaknya udah jelas, menjauhi semua larangan-NYA, mengerjakan semua perintah-NYA, tanpa syarat, tanpa koreksi apalagi negosiasi.

2. Aku hanya mau diatur oleh hukum Allah dalam hidup ini.
Artinya, tidak ada hukum yang lebih tinggi dalam hidup ini, kecuali hukum Allah. Jika ada hukum manusia yang mau mengatur hidupku, maka harus ijin Allah dulu. Melanggar aturan hukum Allah atau tidak?

Bukan main! Gue sungguh beruntung, Alhamdulillah, bisa mendapatkan kesempatan mendengarkan ceramah beliau. Insya Allah, ceramah beliau berguna gue, dan kita semua yang membaca blog ini, atau mendengarkan secara langsung ceramah beliau.

Amiin....




Post a Comment