Wednesday, April 27, 2011

Sekilas mengenai Mainframe (MF)

Info ini saya dapat dari email boss saya di kantor. Beliau sebagai "orang Mainframe" sangat antusias dengan MF. Saya sendiri, mulai tertarik dengan MF sejak bertemu beliau. Sayangnya, saya belum punya tempat belajar MF :(

Pernah juga kami bertemu dengan vendor yang menawarkan Oracle Exadata yang menurutnya mampu mengalahkan MF. Setelah beradu pendapat dengan beliau, ternyata ada sisi lain dari MF, kenapa MF belum punah.

Berikut sekilas mengenai MF.


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Dari blog MF sebelah nih:

Sepanjang sejarah IT, mainframe (MF) belum pernah meraih gelar "tercepat".
Kemenonjolan dan esensialitas MF dari dulu hanya di seputar (1) parallel I/O,
(2) panjangnya skala kapasitas, (3) tingkat keamanan dan (4) kemampuan
multitasking yang menjadikannya jawara tak terkalahkan baik dalam intensif
online maupun batch processing. Terlebih (5) fitur Parallel Sysplex, Ficon
dan WLM nya yang mampu menggelar konfigurasi satu sistem membentang antar
kota antar propinsi (AKAP) .. kayak bus aja :) menobatkan MF menjadi satu2
komputer yang mission-critical compliant.

Juli 2010 ini IBM membuat kejutan dengan menghadirkan mesin MF baru dengan
processor z196 yg berkecepatan 5.2 GHz, tercepat di dunia. Generasi
sebelumnya, z10, hanya 4.4GHz. Basic high-end nya 80 processor.
Advanced-nya masih bisa ditambah lagi 0 s/d 80 processor untuk native Linux
(IFL), 0 s/d 16 processor untuk sysplex coupling (ICF), 0 s/d 40 processor
untuk zAAP, 0 s/d 40 processor untuk zIIP dan 0 s/d 1 processor blades (zBX)
untuk menkonvergensikan System i, x dan p. Jadi total advanced high-end
257 processor @ 5.2GHz 64-bit. Tapi pasti harus ada yg dikurangi 1..
setahu saya processor address hanya 1 byte (00 s/d FF) untuk satu memori.
Jadi kalo 257 berarti ada yg gak nyambung dengam memori donk.. alias
tetangga alias jiran alias loosely coupled. Wah.. seandainya IPTN masih
ada, tidak perlu beli supercomputer CRAY atau DeepBlue ya.. cukup nyatu saja
dengan MF-nya.

Berita baiknya, konon menurut IBM dan beberapa sumber lain (silakan google),
z169 ini akan mendongkrak thruput 40% di atas z10 yg seharga. Nah berarti
harga kinerjanya 40% lebih murah dari MF generasi tahun lalu (z10).
Padahal dengan z10 saja konon untuk hosting ongkos produksinya kurang dari
USD 1 per server per tahun. Berarti dengan z196 akan turun menjadi < USD
60 cent per server per tahun. Waahh.. kalo bener .. gurih bener yaaa.

Meskipun fisik RAM max hanya 3 TB, tapi MF tidak seperti mesin lain yang
virtual memorinya cuma lempeng selembar 2**64. Hardware MF dilengkapi
dengan fitur extended addressing dimana setiap proses memiliki addressspace
dan 0 s/d 2**14 dataspacee yg masing2 sepanjang 2**64. Jadi max virtual
memori ya tergantung banyaknya proses atau job. Jika ada 1000 proses dan
tiap proses minta memori maximum, maka total virtual memorinya menjadi 1000
* (2**64 + 2**14 * 2**64).

Yang bikin penasaran adalah zBX. Blade ini berbasis Power7. Padahal
Power7 saja sudah bikin penasaran karena bisa menjadi i/Series (AS/400),
x/Series (RISC) maupun PC. Jangan2 perkiraanku pada pertengahan dekade 90an
bener... AS/400 hanya trik untuk mencegah MF kelas VSE downsize ke PC-based
dan kelak akan kembali menjadi MF. Bagaimanapun juga di negara2 menengah
ke bawah spt Indonesia, AS/400 dan Risc sudah nyemplung ke wilayah
mission-critical seperti banking, asuransi dan pemerintahan. Padahal
mesin2 tsb tidak compliant untuk operasi tsb. Nah... sekarang sudah ada
jembatanya, zBX. Jadi.. manakala sudah ada UU perlindungan konsumen
perbankan seperti di Malaysia dimana setiap bank harus memiliki live backup
site yang terpisah jauh secara geografis dan siap diujicoba 3 kali setahun,
mereka dengan mudah boyong ke MF secara evolusi melalui zBX.

Wassalam

Semoga bermanfaat
Post a Comment